Prediksi Akseptabilitas Sistem Inventory RSAB XYZ: Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM)
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/pctif.v4i2.142Keywords:
Rumah Sakit, Logistic , Technology Acceptance Model, Sistem Informasi InventoryAbstract
Rumah sakit merupakan suatu usaha yang melakukan produksi jasa, sehingga instalasi logistik rumah sakit bukanlah manajemen pendistribusian barang jadi. Proses ini melainkan menyangkut manajemen persediaan bahan barang serta peralatan yang dibutuhkan untuk memproduksi jasa pelayanan kesehatan tersebut. Logistik dalam rumah sakit bermula dari perolehan (procurement) dan berakhir dengan sokongan penuh dari usaha-usaha pembedahan dan pengobatan kepada pasien. Efisiensi manajemen ini sangat bergantung pada penerapan teknologi informasi yang tepat guna di lingkungan rumah sakit. Maksud dan tujuan dari analisis ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi user dalam menggunakan Sistem Informasi Inventory. Penelitian ini menerapkan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) untuk mengetahui variabel apa saja yang paling mempengaruhi kemudahan penggunaan dan penerimaan sistem informasi tersebut oleh staf logistik. Dalam penelitian ini, analisis dilakukan dengan menggunakan beberapa variabel independen utama, yaitu persepsi kemanfaatan (perceived usefulness), kemudahan penggunaan (perceived ease of use), keinginan untuk menggunakan (behavioral intention to use), serta sikap terhadap pengaplikasian (attitude toward using). Melalui model TAM, hasil evaluasi ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi pihak manajemen rumah sakit dalam mengoptimalkan implementasi sistem inventory guna meningkatkan efisiensi operasional pelayanan medis.










