Tata Kelola Sumber Daya Alam Rumput Laut Berbasis Kearifan Lokal di Desa
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis tata kelola kelompok petani rumput laut di Kelurahan Tablolong serta peran pemerintah dan aktor lokal dalam mendukung keberlanjutan usaha budidaya. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana prinsip-prinsip governance seperti partisipasi, transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas diterapkan dalam pengelolaan kelompok petani rumput laut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola kelompok belum berjalan optimal karena lemahnya manajemen internal, terbatasnya pendampingan berkelanjutan dari pemerintah, serta rendahnya kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan organisasi dan pemasaran hasil produksi. Selain itu, ketergantungan pada tengkulak dan fluktuasi harga turut memengaruhi posisi tawar petani. Meskipun demikian, terdapat potensi penguatan kelembagaan kelompok melalui peningkatan pelatihan, transparansi pengelolaan bantuan, dan kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa perbaikan tata kelola kelembagaan lokal menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan petani rumput laut secara berkelanjutan.










